Tulisanku

Cerita Mahasiswa Tingkat Akhir (I)

Ceritanya semester sekarang adalah semester terakhir (berdasar target saya & mudah-mudahan benar semester terakhir)  studi saya ditingkat sarjana. umumnya mahasiswa tingkat akhir, saya pun disibukkan dengan sebuah aktivitas bernama ‘Pengerjaan Skripsi’ (bahkan tidak jarang yang memplesetkannya menjadi ‘skripshit’ karena begitu menyita pikiran, waktu serta isi dompet dalam mengerjakan skripsi ini). Read more…

Tulisanku

Show Of ‘Truly’ Force

“The Power is Important But Self Confident is more”     Diatas arena pertarungan dalam sebuah stadion sederhana & klasik. sebuah stadion berbentuk lingkaran yang berdiri angkuh diantara rumah-rumah kecil berwarna mencolok, layaknya seorang yang angkuh & tak sudi bercengkrama dengan sekitarnya. terlihat 2 orang yang seakan bersiap bertarung. bersiap menguras Read more…

Tulisanku

Bermeditasi Dalam Diam

“Diam Itu Emas” “Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia Read more…

Tulisanku

Nasihat Ibu

"Jeung Batur teh kudu akur, malah mun bisa mah kudu bisa ngabantu. bisa wae ayeuna batur butuh urang, tapi saha nu nyaho bisa wae engke urang nu butuh batur. matakna kudu silih bantu & akur jeung sasaha mah. " -- Ibu HA -- Terjemah : "Sama orang lain itu harus rukun, bahkan kalau bisa membantu mereka. karena bisa jadi sekarang mereka yang butuh kita, tapi siapa yang tahu bisa jadi suatu saat kita yang butuh mereka. makanya harus saling membantu & rukun kepada setiap orang"

    Begitulah kira-kira nasihat dari ibu saya. nasihat sederhana tapi menurut saya begitu dalam tentang makna hidup & bersosial ditengah manusia.  sebuah nasihat hasil kristalisasi pengalaman hidup ibu saya ketika muda, ketika ibu saya mengecap hidup yang tidak selalu sesuai keinginan, ketika segala keinginan ibu saya tak terwujud seperti harapan di alam angan-angannya, ketika setiap keputusan hidup-nya bukan karena keinginannya. sebuah nasihat hasil dari perjalanan ibu saya yg tidak gegap gempita dengan capaian keinginan nurani-nya sendiri, sebuah perjalanan dilorong gelap yg ia tak ingin buah hati-nya kelak berjalan didalam lorong tersebut. (more…)

Tulisanku

Modal Dari Langit

    Baru Saja saya membaca novel ibuk karya iwan setyawan. sekilas dari judulnya orang akan berpikir bahwa novel ini bercerita tentang kisah seorang ibu walaupun pada kenyataannnya ketika saya membaca novel ini tidak hanya cerita seputar ibu saja tetapi juga hal lain yang terangkai menjadi sebuah rangkaian pejuangan kehidupan sebuah keluarga. Novel ini dibuka dengan cerita pertemuan antara seorang gadis lugu dengan tatapan menyejukan dengan seorang playboy. yang kemudian keduanya akhirnya berikrar menjadi seorang suami istri dengan modal kenekatan menjalani hidup, dari sinilah cerita novel ini dimulai. ketika sang gadis lugu berubah menjadi seorang ibuk yang tegar dan mempunyai semangat dari masa lalu yang penuh keprihatinan. ia bertekad agar anak-anaknya kelak tidak seperti dirinya, ia bertekad agar anak-anaknya berpendidikan tinggi tidak seperti dirinya yg bersekolah sampai SD. perjuangan hidup pun dirasakannya, si gadis lugu bukan lagi yg lugu akan kehidupan tetapi telah bermetamorfosis menjadi seorang ibu yang tangguh sekaligus seorang istri yang tangguh.  hingga akhirnya tekad ibuk menjadi kenyataan, anak laki-laki satu-satunya yang tak pernah lepas dari dekapan ibuk. anak laki-laki satu-satunya yg takut bila ditinggal ibuk. anak laki-laki satu-satunya yang harus ditemani ibuk sepanjang waktu sekolah. anak laki-laki satu-satunya akhirnya harus berani jauh dari ibuk dan keluarga kecilnya yang hangat ditengah gunung batu yang dingin. anak laki-laki ibuk mendapatkan beasiswa berkuliah. ternyata setelah lulus kuliah karir bekerjanya sangat bagus dan penuh prestasi walaupun banyak cobaan ditengah perjalanannya. dari anak laki-laki nya lah keluarga ibuk menjadi makmur dan keluar dari segala kekurangan materi. (more…)

Tulisanku

Ibu, Izinkanlah Anakmu Menikah

"Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui!" -- Yaa Siin : 36 --

    Menikah merupakan sebuah sunahtullah kepada manusia  yang menjadikannya sebagai salah satu fase dalam kehidupan manusia. sebuah fase dimana manusia yang berlawanan jenis berikrar setia dan terikat janji sebagai pasangan suami istri. Sebuah fase membahagiakan tentu saja bagi masing-masing manusia yang berlawanan jenis tersebut. tetapi kadang ada balutan kesedihan ketika perayaan cinta tersebut digelar. Ya ada sebuah momen ketika orang tua masing-masing manusia tersebut harus berurai air mata melepas anak. Dan Mungkin yang paling bersedih adalah IBU.

    "Kenapa Ibu?"..

    (more…)

Tulisanku

Menjaga Wudhu = Bersiap Dijemput Malaikat Maut

"Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?"

-- Al-Baqarah : 28 --

    Ali bin abi thalib disebutkan dalam shirah adalah salah satu sahabat yang sangat menjaga wudhu-nya dan konon beliau pun seumur hidupnya tidak pernah melihat (maaf) kemaluannya. beliau sangat hati-hati dalam hal-hal yang bisa membatalkan wudhu. Ali bin abi thalib pun terkenal sebagai seorang sahabat yang terkenal dengan keluasan ilmu-nya (keluasan ilmu ali bin abi thalib ini pula yang membuat kaum syiah beranggapan bahwa ali bin abi thalib adalah nabi penerus rasullah).

    Dari ali bin abi thalib-lah saya meniru sebuah kebiasaan yang menurut saya besar walaupun mungkin sebagian orang menganggap-nya hal yang biasa saja, yaitu kebiasaan menjaga wudhu (senantiasa suci dari hadats kecil maupun besar) serta berhati-hati dalam segala hal yang bisa membatalkan wudhu. apalagi bila ditambah sebuah hadits yang berkaitan dengan fadhilah wudhu

"Dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya pada hari kiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang dari bekas wudhu. Dan barangsiapa yang mampu untuk memperlebar putihnya maka kerjakanlah hal itu. (Riwayat Bukhari dan Muslim)"

    (more…)

Tulisanku

Beginilah Seharusnya Walimatul Ursy

    Tepat kemarin (13 Oktober 2012) salah satu teman saya melepas status lajang-nya alias menikah. Sebuah perayaan cinta antara 2 anak manusia berlawanan jenis, dalam ikatan kesucian yg diwarnai keindahan kasih. sebuah perayaan yang sampai saat ini masih membuat saya iri setiap kali menghadirinya.

    perayaan pernikahan atau seorang muslim menyebutnya dengan walimatul ursy tersebut hampir sama dengan walimatul ursy pada umumnya. mahligai untuk sang pasangan pengantin yang tengah dilanda asmara. digenapi ridha masing-masing orang tua. tempat yang telah dihias dengan berbagai hiasan  penanda adanya kebahagian yang tengah dibagikan ditempat tersebut. makanan yang tersedia dengan aroma kenikmatan dan tamu undangan yang dirasuki pula suka cita dari pasangan pengantin. sungguh syahdu ditengah keramaian.

    Tetapi walimatul ursy teman saya ini sedikit berbeda dengan dengan walimatul  ursy yang sebelumnya pernah saya hadiri. perbedaannya adalah tamu undangannya yang didominasi oleh anak yatim. apabila walimatul ursy pada umumnya banyak dihadiri saudara & teman dari pasangan pengantin dan keluarga, berbeda dengan walimatul ursy teman saya ini karena teman saya & orang tua-nya mengundang banyak anak yatim. ketika saya datang hingga pamit pulang dari walimatul ursy, sekitar 5 mobil rombongan anak yatim yang datang dan menghadiri walimatul ursy. Bahkan bisa jadi rombongan anak yatim lebih banyak lagi, karena saya datang ditengah walimatul ursy dan kataya walimatul ursy ini dilaksanakan hingga malam.

(more…)

Tulisanku

Aku Harus Menjadi Manusia Pembelajar (Kembali)

" Stay Foolish , Stay Hungry" -- Steve Jobs --

    Pagi sejuk diatapi langit biru nan indah, awan bergerak layaknya penari gemulai dipanggung semesta. burung berkicauan seakan bernyanyi mendendangkan kebahagian dipagi sejuk. daun & bunga bermandikan embun jernih yang menyegarkan. suasana pagi disebuah desa yang masih asri, sebuah desa yang belum tercermar polusi kota yang serba permisif dan seakan tak ada kesantunan. desa yang masih ramah & hijau, sehijau butir padi di sawah-sawah yang melingkari desa tersebut. desa yang masih menyisakan sisa-sisa jejak hutan yang menjadi asal desa tersebut. jejak-jejak sungai yang mengalir deras. jejak-jejak pohon lebat nan menjulang tinggi sepanjang mata memandang. sungguh sebuah desa yang begitu asri nan sejuk.

    Tepat disalah satu sekolah di tengah desa tersebut, terlihat seorang anak laki-laki tidak terlalu gemuk juga tidak terlalu kurus memakai baju putih dan celana merah pendek serta sepatu hitam bersih dan mengkilat yg menandakan sepatu tersebut masih baru. rambut yang ditata klimis dan wajah yang berwarna putih tidak merata. bedak tidak merata menghiasi wajahnya. nampaknya ibu si anak begitu terburu-buru membedaki wajah anaknya. dengan penuh semangat ia berjalan dipapah ibu-nya menuju ke ruangan kepala sekolah.

    " Assalamu'alaikum...maaf bu kepala sekolah.." ucap ibu si anak menyapa kepala sekolah. " Wa'alaikumsalam..iya bu..ada yg bisa dibantu?" tanya kepala sekolah " iya bu..anak saya sudah mendaftar disekolah ini beberapa minggu yang lalu...sekarang udah mulai sekolah kan bu?" (more…)

Tulisanku

Inspirasi Pengemudi Mobil

“Hikmah itu Milik Setiap Orang yang menemukannya”     Setiap Orang pasti pernah menaiki mobil, tapi tidak semua orang bisa mengendarai mobil. Karena dalam mengendarai mobil dibutuhkan keahlian & teknik. Tulisan ini saya buat tidak untuk mengajarkan teknik mengendarai mobil. karena jujur, saya sendiri pun tidak mahir bahkan tidak bisa mengendarai Read more…