1. Virus polymorphic : merupakan virus yg bermutasi untuk menghindari deteksi anti virus selain virus tipe ini juga menyembunyikan dirinya untuk menghindari dari deteksi anti virus. pertama kali dibuat oleh hacker dark avenge. contoh dari virus ini adalah : w32/sality
  2. virus stealth : jenis virus yang dirancang dapat menyembunyikan diri agar sulit diri agar sulit dideteksi. Virus ini menggunak suatu cara yang cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk menyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Ukuran -ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file tersebut. contoh virus tersebut : Yankee.XPEH.4928
  3. retro virus : merupakan virus yang menyerang antivirus yang terdapat pada sistem opeasi dengan cara mencari terlebih dahulu antivirus yang terdapat dalam antivirus lalu menyerangnya. retrovirus akan menonaktifkan dan menginfeksi antivirus yang telah diserang untuk menghindari terdeteksi virus oleh sistem komputer (cara kerja-nya hampir sama dengan virus HIV). virus ini sering disebut dengan anti-antivirus virus.
  4. virus multipartite : mekanisme kerja dari Virus ini yaitu menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus jenis ini akan menimbulkan banyak masalah karena menyebabkan kerusakan yang fatal.contoh virus ini : ghostball,invader
  5. armored virus : merupakan jenis virus yang didesain untuk menghalangi para analis untuk menganalisa /mempelajari source dari virus ini sehingga membuat susah untuk dilacak serta usaha untuk  membongkar nya pun lebih sulit.armored virus juga mampu melindungi dirinya dari anti virus sehingga sulit untuk dilacak dengan cara mengelabui antivirus mengenai lokasi sebenarnya dimana dirinya berada.
  6. Companion virus: adalah virus yang bekerja dengan berpura-pura menggantikan file yang hendak diakses oleh pengguna. Sebagai contoh dalam sistem operasi DOS, file A.EXE dapat diinfeksi dengan membuat sebuah file dengan nama A.COM. DOS akan terlebih dahulu akan mencari file berekstensi COM sebelum file dengan ekstensi EXE. Setelah A.COM telah dieksekusi, kemudian A.EXE akan dieksekusi pula sehingga file tersebut terinfeksi pula. Cara lain adalah dengan menempatkan sebuah file dengan nama yang persis sama pada cabang lain dari file tree, sehingga bila file palsu ini ditempatkan secara tepat dan terjadi kesalahan dengan tidak menuliskan path yang lengkap dalam menjalankan sebuah program, akan berakibat tereksekusinya file palsu tersebut
  7. Phase Virus : merupakan virus yang menginfeksi software / program padaatau database yang berada pada  sistem operasi Windows sehingga menyebabkan software/program tersebut rusak serta membuat cacat pada database yg telah terinfeksi
  8. Macro virus : merupakan virus dengan target sasaran file dokumen seperti Microsoft Excel atau Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang berisi macro. contoh virus ini : WM.Twno.A;TW
Categories: Share Knowledge

0 thoughts on “Jenis Virus Komputer”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

PHP

Masih PhalconPHP

    Beberapa hari ini saya lebih intens mempelajari PhalconPHP sekaligus sedikit implementasi apa yg saya pelajari pada kasus-kasus yang saya pikir lebih rumit tapi kemungkinan ditemukan kasus tersebut ketika development cukup besar. Hasilnya saya jatuh Read more…

PHP

[Perbandingan] PhalconPHP & Laravel (PHP Framework)

    PhalconPHP dan Laravel merupakan 2 diantara sekian banyak PHP Framework yang saat ini ada di dunia pemrograman web. PhalconPHP merupakan PHP framework dengan implementasi sebagai C ekstension sehingga menawarkan performa yg cukup tinggi yg Read more…

Share Knowledge

WSO2 (ngulik bagian-1)

Sudah sekitar sebulan ini saya mengotak-atik atau bahasa gaulnya ‘ngulik’ sebuah software pengembangan aplikasi enterprise ditempat kerja.  jadi ceritanya perusahaan saya ini mencoba berpikir visioner untuk merenovasi software yg running sekarang dengan segala ketidak efektifannya Read more…